Platform Streaming Gamers Nimo TV Kini Dilengkapi Opsi Bahasa Indonesia

Menurut laporan dari lembaga peneliti pasar, Newzoo, industri e-sports terus tumbuh dengan perkiraan pendapatan sebesar US$1,1 miliar pada 2019.
Duwi Setiya Ariyanti | 04 Oktober 2018 13:53 WIB
Ilustrasi - Reuters/Matthew Tostevin

Bisnis.com, JAKARTA — Nimo TV, perusahaan platform siaran langsung gim, menjajal pasar di Asia Tenggara mengikuti pertumbuhan komunitas gim di kawasan.

Dalam keterangan resminya, Rabu (3/10/2018), Vice President Huya Inc. He Wei mengatakan platform tersebut menyediakan akses bagi para pemain gim untuk memperlihatkan kemampuannya melalu siaran langsung secara daring.

Menurutnya, penyediaan akses ini menjadi peluang bagi perusahaan dengan terus meningkatnya ekosistem gim seiring dengan naiknya popularitas olahraga elektronik atau e-sports.

Oleh karena itu, pihaknya memperluas cakupan ke Asia Tenggara sehingga pemain gim Filipina, Malaysia, Indonesia dan Thailand bisa menjajal pengalaman bersiaran sambil bermain gim.

Menurut laporan dari lembaga peneliti pasar, Newzoo, industri e-sports terus tumbuh dengan perkiraan pendapatan sebesar US$1,1 miliar pada 2019.

"Dengan bertumbuhnya angka pemain  gim serta penggemar E-Sports yang mencari panggung baru untuk memperlihatkan kecakapan bermain serta keterampilan mereka dalam bersiaran," ujarnya.

Melalui platform Nimo TV, pihaknya menyiarkan gim populer seperti PlayerUnknown’s Battleground (PUBG), Mobile Legends dan Dota 2.

Guna memudahkan interaksi, pihaknya menyediakan layanan dalam beberapa bahasa yakni bahasa Indonesia, Portugis, Melayu, dan Vietnam. Tujuannya, agar pemain di tingkat regional bisa terhubung dengan para pemain di tingkat global.

Nimo TV pun menawarkan akses eksklusif agar bisa menghadiri acara seperti Hong Kong PUBG World Invitational dan turnamen Dota 2 “The International 2018” dan cinderamata eksklusif.

Tag : streaming
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top