Mfun dan Agate Gelar Kompetisi untuk Pengembang Gim

Hingga saat ini Mfun dan Agate sudah menerima lebih dari 200 pendaftar kompetisi.
Dhiany Nadya Utami | 28 Agustus 2018 16:12 WIB
Ilustrasi Agate Studio - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTAPlatform blockchain reward system Mfun dan pengembang gim lokal Agate menggelar kompetisi pengembangan gim bertajuk Make it Fun 2018. Kompetisi ini ditujukan bagi siswa dan pengembang gim di seluruh Indonesia.

Co-Founder Mfun Brian Fan mengatakan mereka membuka kesempatan seluas-luasnya kepada generasi muda Indonesia untuk turut berpartisipasi secara aktif di kancah pengembangan gim nasional sekaligus mengasah kemampuan mereka dalam mendesain dan menciptakan gim.

 “Kami berharap kompetisi ini dapat menjadi movitasi bagi para perancang dan pengembang gim masa depan Indonesia dalam berkarya, sekaligus menjadi wadah yang tepat untuk hasil karya mereka ke publik,” tuturnya seperti dikutip dari keterangan resmi, Selasa (29/8/2018).

Para pengembang yang ingin berpartisipasi harus melakukan pendaftaran dan membentuk tim. Sebelumnya, mereka juga harus menyelesaikan kursus singkat tentang pengembangan gim secara online selama 10 jam.

Kursus online yang disediakan oleh Mfun tersebut dapat diakses di tautan situs web Agate. Seusai menyelesaikan kursus, peserta kemudian diminta membuat gim dan mengirimkannya kepada penyelenggara kompetisi. Adapun petunjuk lengkap mengenai kompetisi dapat diakses melalui tautan https://mfun.io/mif/.

Hingga saat ini Mfun dan Agate sudah menerima lebih dari 200 pendaftar kompetisi. Adapun, tenggat pendaftaran adalah 31 Oktober 2018 mendatang dan batas akhir penyerahan gim adalah 30 April 2019.

Hampir dari keseluruhan sesi dari kompetisi ini akan dilangsungkan secara daring. Peserta yang berhasil menjadi pemenang akan diundang untuk mengunjungi Agate di Bandung dan mendapatkan hadiah dengan total Rp100 juta.

Ketua Asosiasi Game Indonesia Narenda Wicaksono mengapresiasi adanya kompetisi ini. Dia melihat bahwa geliat industri gim nasional menghadirkan beragam tantangan baru serta dampak tersendiri yang perlu segera diantisipasi oleh seluruh pemangku kepentingan.

Misalnya bagaimana mencari solusi yang tepat sasaran, mencari formula jitu dalam mengembangkan talenta-talenta baru dan fasilitas yang memadai serta mendukung terbangunnya regulasi dan atmosfer industri yang mendukung.

“Ini merupakan komitmen dalam mendukung dicetaknya talenta-talenta baru,” ucap Narenda.

Tag : video game
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top