Huawei Bakal Boyong Mate 20 ke Indonesia

Huawei berencana membawa lebih banyak produk dari lini flagship ke Indonesia, termasuk salah satu varian premium mereka yang akan segera rilis, Huawei Mate 20.
Dhiany Nadya Utami | 06 Agustus 2018 13:34 WIB
Model memperlihatkan produk ponsel pintar terbaru Huawei - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA—Huawei berencana membawa lebih banyak produk dari lini flagship ke Indonesia, termasuk salah satu varian premium mereka yang akan segera rilis, Huawei Mate 20.

Ini sebagai salah satu strategi mengangkat citra merek Huawei di Tanah Air.

Deputy Country Director Huawei Device Indonesia Lo Khing Seng mengatakan saat ini Huawei tengah berusaha membangun citra merek mereka di Indonesia agar dapat seperti image Huawei secara global.

Menurutnya, di sini Huawei masih terkenal sebagai produsen ponsel kategori menengah ke bawah padahal di berbagai negara lain Huawei malah lebih terkenal untuk produk-produk premiumnya seperti seri P dan seri Mate.

Bahkan, di negeri jiran Malaysia, Khing Seng mengklaim produk flagship Huawei merajai pasar ponsel flagship di sana. Begitupun dengan beberapa negara Asia Tenggara lain seperti Filipina dan Thailand penjualan produk premium Huawei terus menunjukkan peningkatan signifikan.

“Kalau dari strategi saya tadi, kayaknya sih harus ya? Ya, kami akan masukin [Mate 20 ke Indonesia], pasti akan masukin,” kata Khing Seng saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini.

Dia mengatakan saat ini Huawei tengah memetakan konsumen mereka untuk membedakan mana konsumen untuk seri P seperti produk P20 Pro yang rilis bulan lalu, dan konsumen mana yang akan mereka bidik untuk seri Mate ini agar tak ada “rebutan” pasar di antara keduanya.

“Ini menjadi PR [pekerjaan rumah] karena harus benar-benar dikomunikasikan dengan baik. Tapi saya tetap ingin masukan itu barang karena pasti ini membawa inovasi baru lagi, akan breaktrough lagi,” tuturnya.

Beberapa kabar menyatakan Huawei Mate 20 akan resmi dirilis secara global sekitar Oktober 2018 mendatang.

Adapun untuk pasar Indonesia Khing Seng enggan membocorkan kapan mereka akan memboyongnya ke Tanah Air.

Dia hanya menyebut mereka tengah mengupayakan agar setiap produk Huawei dapat meluncur di Indonesia dengan waktu yang tak terpaut jauh dari peluncuran global.

Associate Analys IDC Indonesia Risky Febrian mengatakan akhir Q2 hingga memasuki Q3 ini pasar ponsel premium atau di kategori highend dan ultra-highend memang kian ramai karena banyak pemain baru yang turut bergabung di pasar kelas atas tersebut, seperti Huawei dan Oppo.

Namun, Risky menilai persaingan di lini tersebut cukup sulit karena masih didominasi oleh kedua merek yang selama ini menjadi penghuni tetap di pasar premium.

Apalagi jika melihat karakteristik konsumen produk premium yang paling berperanguh adalah loyalitas tinggi terhadap suatu merek.

“[Konsumen] cederung untuk terus menerus beli brand yang sama ketika mereka sudah percaya akan kualitasnya, jadi kalau mau berpindah itu memang butuh effort yang lebih dari merek baru tersebut,” kata Risky.

Tag : huawei
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top