Flash Sale Honor 9 Lite, Pengiriman Ponsel ke Pembeli Ditunda

Merek ponsel pintar asal China, Honor, tengah santer di masyarakat. Pasalnya, vendor yang baru masuk secara resmi ke Indonesia pada akhir Maret lalu ini melakukan penjualan salah satu varian ponselnya yakni Honor Lite 9 dalam keadaan belum memiliki sertifikasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dan sertifikat postel (SDPPI). Buntutnya, pengiriman ponsel pada para pembeli ditunda
Dhiany Nadya Utami | 11 April 2018 01:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Merek ponsel pintar asal China, Honor, tengah santer di masyarakat. Pasalnya, vendor yang baru masuk secara resmi ke Indonesia pada akhir Maret lalu ini melakukan penjualan salah satu varian ponselnya yakni Honor Lite 9 dalam keadaan belum memiliki sertifikasi

Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dan sertifikat postel (SDPPI). Buntutnya, pengiriman ponsel pada para pembeli ditunda

Honor Lite 9 dijual melalui program “Flash Sale” di platform dagang-el Shopee pada Kamis (5/4/2018) silam dengan harga Rp2.499.000 dan langsung “sold out” dalam waktu singkat, bahkan diklaim habis dalam 1 menit saja.

Pada tanggal tersebut, Honor Lite 9 dalam kondisi belum mengantongi sertifikat TKDN dan SDPPI. Hal ini kemudian menimbulkan pertanyaan dari masyarakat, tetapi pihak Honor maupun iCool sebagai distributor belum memberikan tanggapan.

Kemudian pada Minggu (8/4/2018) para pelanggan yang membeli Honor 9 Lite menerima notifikasi yang menyatakan pemesanan mereka “pickup failed” atau belum siap diantarkan.
Keesokan harinya, terbit sertifikat TKDN untuk perangkat Honor 9 Lite atau Honor dengan nomor sertifikat 291/ILMATE/TKDN/4/2018, sesuai dengan yang tercantum dalam situs tkdn.kemenperin.go.id<http://tkdn.kemenperin.go.id>. Sementara itu, sertifikasi postel perangkat tersebut juga turun pada hari yang sama dengan nomor 55905/SDPPI/2018.

Menyusul, pihak iCool sebagai distribusor merilis pemberitahuan bahwa pengiriman ponsel ditunda karena adanya “isu internal” akan dilakukan pada 16 April mendatang. Pembeli juga mendapat kompensasi berupa voucher belanja online senilai Rp300.000.

Selain Honor 9 Lite, pada bulan ini Honor juga dijadwalkan akan menjual dua varian ponsel lainnya yakni Honor 7X melalui Lazada.co.id<http://Lazada.co.id> pada 25 April, dan smartphone flagship Honor yakni Honor View 10 dijual lewat Shopee mulai dari 16 April dan pra-orser pada 9 April.
Berdasarkan pantauan Bisnis per Selasa (10/4/2018), dari kedua varian tersebut baru Honor View 10 yang sertifikat TKDN-nya telah terbit. Adapun untuk sertifikat postel atau SDPPI keduanya belum ada dalam daftar sertifikat berlaku yang dapat diakses via sertifikasi.postel.go.id<http://sertifikasi.postel.go.id>.
Mengenai jadwal penjualan kedua varian tersebut pihak Shopee sebagai kanal penjualan daring menyatakan akan mengikuti aturan yang berlaku, dalam hal ini aturan TKDN dan SDPPI.

“Shopee berkomitmen untuk memberikan pengalaman berbelanja yang nyaman dan aman bagi pengguna kami. Untuk itu kami selalu memastikan Shopee telah mengikuti aturan yang berlaku,” ujar Country Brand Manager Shopee Rezki Yanuar melalui pesan singkat.

Adapun peraturan terkait sertifikasi postel ada dalam Permenkominfo no. 18 tahun 2014. Pada pasal 2 ayat 1 disebutkan bahwa “setiap alat dan perangkat telekomunikasi yang dibuat, dirakit, dimasukkan untuk diperdagangkan dan/atau digunakan di wilayanh Negara Republik Indonesia wajib memenuhi persyaratan teknis dan berdasarkan izin sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk mendapatkan sertifikasi postel, perangkat ponsel pintar yang akan diedarkan atau dijual terlebih dahulu harus memiliki sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dari Kementrian Perindustrian.

Dihubungi secara terpisah, Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin Achmad Rodjih Almanshoer mengatakan semua perangkat yang beredar di Indonesia harus mematuhi peraturan yang ada.

“Intinya sih semua seluler 4G yg beredar harus memenuhi ketentuan yg berlaku di NKRI yakni Permenperin No 29/17 dan Permenkominfo No. 18/2014,” katanya via pesan pendek.

Tag : ponsel
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top