Impor Ponsel Menurun, TKDN Dinilai Berhasil

Kebijakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) ponsel yang beredar di Indonesia dinilai berpengaruh terhadap angka impor ponsel nasional, yang mengalami penurunan pada 2017.
Dhiany Nadya Utami | 28 Februari 2018 08:47 WIB
Model melakukan swafoto menggunakan ponsel Advan Smartphone G1 saat peluncurannya, di Jakarta, Kamis (23/3). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA — Kebijakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) ponsel yang beredar di Indonesia dinilai berpengaruh terhadap angka impor ponsel nasional, yang mengalami penurunan pada 2017.

Data Kementerian Komunikasi dan Informatika, impor ponsel pada 2017 tercatat sebanyak 11,4 juta unit atau lebih rendah dari realisasi setahun sebelumnya yang sebesar 18,5 juta unit. Sementara itu, produksi ponsel nasional tembus 60 juta unit pada 2017.

Wakil Ketua Asosiasi Industri Perangkat Telekomunikasi Indonesia (AIPTI) Lee Kang Hyun memandang program TKDN yang ditetapkan pemerintah sudah berjalan ke arah yang benar.

“Sudah seharusnya. Ditambah pula dengan komitmen pemerintah untuk memerangi ponsel ilegal atau selundupan,” ujarnya, Selasa (27/2/2018).

Meskipun begitu, menurut Lee, masih perlu upaya lain untuk menekan angka ponsel impor. AIPTI berharap tahun ini pemerintah memperketat pemberian kuota impor agar angka ponsel impor dapat menyusut hingga di bawah 3 juta unit.

Pemerintah juga masih mengizinkan impor ponsel 2G, 3G, dan 4G untuk merek-merek tertentu yang bisa diproduksi di dalam negeri. Padahal, produsen di dalam negeri sudah bisa memproduksi semua jenis ponsel tersebut.

Terkait angka produksi dalam negeri yang masih lebih rendah dibandingkan dengan 2016, Lee mengatakan perlu mempelajarinya lebih lanjut sebab menurutnya kondisi saat ini cenderung baik. Pada 2016, jumlahnya mencapai 68 juta unit.

“Produksi Samsung menunjukkan kenaikan, tapi secara kumulatif data produksi brand lain di luar AIPTI mungkin ada penurunan,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Vice Presiden PT Samsung Electronics Indonesia ini.

Tag : tkdn
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top