Chrome Lebih Agresif Blokir Gangguan Iklan

Pasalnya, peramban milik Google ini telah memberlakukan penyaring iklan yang sesuai dengan kaidah Better Ads Standards.
Dhiany Nadya Utami | 19 Februari 2018 06:25 WIB
Logo Google. - Bloomberg/Andrew Harrer

Bisnis.com, JAKARTA — Para pengguna Chrome kini bisa menikmati penjelajahan web tanpa terganggu oleh iklan-iklan yang seringkali muncul.

Pasalnya, peramban milik Google ini telah memberlakukan penyaring iklan yang sesuai dengan kaidah Better Ads Standards.

Pada situs yang gagal memenuhi Better Ads Standards, Chrome akan memblokir iklan secara otomatis kemudian menunjukkan sebuah notifikasi untuk pengguna.

Dalam pesan notifikasi tersebut, pengguna diberi pilihan untuk menonaktifkan setelan tersebut dengan memilih opsi “izinkan iklan di situs ini”.

Sementara untuk pengguna dekstop, notifikasi di bilah alamat situs akan mirip dengan setelan pemblokir pop-up yang ada pada Chrome.

Menurut rilis yang diposting oleh Engineering Manager Chrome Chris Bentzel, pemblokiran yang dilakukan Chrome ini terjadi di tingkat jaringan.

Secara teknis, saat pengguna menavigasi ke halaman, filter iklan Chrome akan memeriksa apakah halaman tersebut masuk dalam daftar situs yang gagal memenuhi kaidah Better Ads Standards.

Jika ya, permintaan jaringan pada laman, seperti untuk JavaScript atau gambar, akan diperiksa menurut daftar pola URL yang terkait dengan iklan.

Selanjutnya, jika ditemukan kecocokan, Chrome akan memblokir permintaan tersebut dan mencegah iklan tampil di laman.

Kumpulan pola ini didasarkan pada aturan filter publik EasyList dan mencakup pola yang cocok dengan banyak penyedia iklan termasuk platform iklan Google sendiri, AdSense dan DoubleClick.

"Setelan ini ditujukan bukan semata-mata penyaring iklan yang tampil tapi meningkatkan pengalaman pengguna agar lebih baik," ujar Bentzel.

Tag : tips digital
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top