Konsumen Pindah dari Laptop ke Smartphone

IDC memperkirakan tahun ini penjualan laptop menurun sebesar 9% dibandingkan dengan tahun lalu.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 01 Februari 2018  |  10:24 WIB
Lenovo memperkenalkan konsep laptop fleksibel dalam sebuah acara yang digelar di New York baru-baru ini. - Twitter

Bisnis.com, JAKARTA — Kecanggihan smartphone membuat konsumen enggan membeli laptop. Beragam fitur yang biasanya hanya tersedia di komputer kini sudah ada di ponsel. 

Market Analyst IDC Indonesia, Stallone Hangewa memperkirakan tahun ini penjualan laptop menurun sebesar 9% dibandingkan tahun lalu. Turunnya pasar laptop tahun ini dipengaruhi fitur ponsel pintar yang semakin canggih. 

"Berdasarkan forecast yang telah dirilis pada kuartal ketiga tahun 2017, shipment laptop pada tahun 2018 akan mengalami penurunan sebesar 9%," ujarnya saat dihubungi Bisnis, Rabu (31/1/2018).

Dia menyebut, semakin canggihnya smartphone yang beredar di pasaran saat ini berdampak terhadap pasar laptop secara tidak langsung. Stallone menuturkan smartphone yang ada saat ini ternyata telah mampu menjawab kebutuhan konsumen khususnya produktivitas. 

Dengan demikian, terdapat kecenderungan konsumen melakukan kegiatan yang seharusnya menggunakan laptop justru memilih smartphone. 

"Perkembangan fitur dan teknologi dari smartphone yang semakin canggih dapat menjawab dan menunjang produktivitas konsumen secara mobile dan ini secara tidak langsung berdampak pada pasar laptop di Indonesia," katanya. 

Alasan lainnya yakni masa penggunaan laptop yang tergolong panjang. Oleh karena itu, tak heran bila pergerakan penjualan laptop lebih lambat. Konsumen melakukan penggantian laptop tak secepat ketika mengganti ponsel. 

"Mereka masih dapat menggunakan laptop yang mereka miliki untuk jangka waktu yang cukup panjang," kata Stallone. 

Sebagai gambaran, dari data yang dilansir laman wearesocial.com, di Indonesia tahun ini terdapat pengakses Internet melalui ponsel sebanyak 124,8 juta atau 47% dari total populasi penduduk. Dari segi kegiatannya, para pemilik ponsel menggunakan aplikasi pesan sebanyak 47% atau naik 3% dari tahun 2017 yakni 44%. Lalu, penonton video sebanyak 43% atau turun 7% dari tahun 2017 yakni 50%. 

Para pengguna ponsel yang memainkan gim di tahun ini lebih sedikit dengan 37% ketika tahun lalu mencapai 42%. Kemudian pengguna transaksi perbankan juga turun dari 33% di tahun 2017 menjadi 27% di tahun 2018. Sementara itu, para pengguna pelayanan peta naik dari 39% di tahun lalu menjadi 42% di tahun ini. 

Dari sisi pemanfaatan fitur dalam ponsel, porsi terbesar yakni 44% digunakan untuk mengambil foto dan video. Kemudian, untuk membaca berita denganm porsi 18%, menggunakan alarm 17%, dan mengatur agenda harian sebanyak 6%. Porsi yang masih terbatas yakni menggunakan fitur ramalan cuaca, mengecek catatan kesehatan dan catatan dengan masing-masing porsi 4%. Terakhir, kegiatan baca buku atau majalah digital hanya sebesar 3%.

Tag : laptop
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top