Apple Akhirnya Minta Maaf

Apple akhirnya meminta maaf karena telah sengaja memperlambat kinerja iPhone model lama dan akan memangkas biaya penggantian baterai yang waktu garansinya sudah habis menjadi US$29 dari sebelumnya US$79. Hal ini berlaku untuk model iPhone 6 dan sebelumnya.
Newswire | 29 Desember 2017 07:42 WIB
Logo Apple di satu toko Apple di Munich, Jerman - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Apple akhirnya meminta maaf karena telah sengaja memperlambat kinerja iPhone model lama.

Seperti dilansir BBC, Jumat (29/12/2017), perusahaan asal AS itu mengatakan akan mengganti baterai ponsel-ponsel yang terdampak dengan biaya yang lebih murah dan akan merilis software baru untuk memantau kesehatan baterai pada 2018.

Dalam pernyataan resminya, Apple menyatakan akan memangkas biaya penggantian baterai yang waktu garansinya sudah habis menjadi US$29 dari sebelumnya US$79. Hal ini berlaku untuk model iPhone 6 dan sebelumnya.

Perusahaan mengaku terus berupaya untuk menyelesaikan keluhan konsumen dan mengembalikan kepercayaan mereka.

"Kepercayaan konsumen sangat berarti bagi kami. Kami tidak akan berhenti menjaganya. Kami bisa terus bekerja dengan hati karena kepercayaan dan dukungan konsumen dan kami tidak akan pernah melupakannya ataupun mengambil keuntungan dari situ," papar Apple.

Banyak pengguna iPhone yang sudah curiga perusahaan itu memperlambat kinerja ponsel supaya mereka membeli model iPhone yang lebih baru. Apple mengakui sengaja memperlambat ponsel berbaterai lama tapi menyatakan hal itu dilakukan untuk memperpanjang nyawa gawai terkait.

"Kapabilitas baterai lithium-ion menjadi berkurang di kondisi dingin, kurang daya, atau sudah menua. Hal ini dapat berujung pada matinya ponsel secara tiba-tiba untuk melindungi komponen elektronik di dalamnya," terang Apple dalam pernyataan resminya.

Setidaknya ada delapan gugatan yang diajukan ke Apple di pengadilan di AS. Perusahaan ini juga mendapat gugatan di Israel dan Prancis.

Sumber : BBC

Tag : apple
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top