Dibayangi Tren Belanja Online, BRIIndocomtech Cetak Rekor Transaksi

BRIIndocomtech berhasil mencatatkan transaksi senilai Rp613 milliar. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan denga tahun lalu yang sebesar Rp600 milliar.
Pandu Gumilar | 13 November 2017 14:14 WIB
Indocomtech 2013 - jibiphoto

Bisnis.com, JAKARTA — BRIIndocomtech catatkan rekor baru transaksi pameran pada tahun ini melebihi capaian tahun lalu.

Pameran teknologi pertama di Indonesia tersebut berhasil mencatatkan transaksi senilai Rp613 milliar. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan denga tahun lalu yang sebesar Rp600 milliar.

Penjualan smartphone, laptop dan gawai lain masih mendominasi transaksi BRIIndocomtech pada tahun ini. Selama lima hari berlangsung, pameran ini berhasil menarik 178.285 pengunjung.

"BRIIndocomtech 2017 memang masih populer sebagai pameran business-to-consumer [B2C] dengan aura diskon yang selalu masih menarik dan menguntungkan pengunjungnya," kata Hidayat Tjokrodjojo, Ketua Yayasan APKOMINDO Indonesia.

Hidayat menambahkan bahwa tahun ini BRIIndocomtech mulai menggeliat dengan tambahan area khusus untuk segmen B2B. Area bernama I3XPO tersebut, menurutnya, menghasilkan potensi transaksi dan kolaborasi bisnis yang cukup besar dalam jangka panjang.

Sementara itu, Direktur Konsumer BRI Handayani mengatakan pencapaian pameran tahun ini masih di bawah target yang diharapkan dan belum memenuhi ekspektasi. 

"Salah satu yg mungkin memengaruhi adalah akses jalan menuju JCC juga kurang nyaman karena banyaknya proyek konstruksi di sekitar Senayan. Selain itu, produk baru yang ditawarkan kurang menarik minat pengunjung," kata Handayani saat dihubungi Bisnis.com, Senin (13/11).

Menurutnya, faktor itu pun mempengaruhi jumlah pengunjung yang menurun dibandingkan dengan tahun lalu. Pada 2016, Indocomtech menarik 192.126 pengunjung.

Pada pembukaan pameran tahun ini, Handayani menargetkan pertumbuhan transaksi mencapai angka 20% atau sekitar Rp142 milliar. Namun, hal tersebut urung terwujud disebabkan faktor konstruksi serta kurangnya kebaruan produk.

Selain itu Handayani menargetkan dapat mendistribusikan kartu Brizzi sebanyak 20.000—30.000 buah senilai Rp100.000 selama pameran tersebut berlangsung sebagai dukungan terhadap program pemerintah untuk beralih ke uang-el.

Presiden Direktur Traya Events, Bambang Setiawan pun mengakui ada berbagai kendala lokasi dan juga pengaruh disrupsi perekonomian akibat peralihan dari luring ke daring. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan minat pengunjung untuk hadir tahun ini.

"Kami patut bersyukur karena pameran BRIIndocomtech 2017 yang juga menampilkan B2B di arena i3expo, telah terlaksana dengan baik," kata Bambang.

Bambang memproyeksikan bila pameran tahun depan akan semakin lengkap dengan hadirnya segmen B2C dan B2B, serta tambahan toko dagang-el dan perusahaan rintisan, serta acara seminar, talk show dan FGD. 

Bambang juga mengucapkan terima kasih kepada Bank BRI dan Yayasan APKOMINDO Indonesia atas jalinan kerja sama yang apik dalam pelaksanaan BRIIndocomtech 2017. Pada tahun depan, ketiganya berencana menggelar Indocomtech 2018 pada 31 Oktober – 4 November 2018 dengan jumlah peserta lebih banyak dan area pameran yang lebih luas. 

Tag : elektronik
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top