TEKNOLOGI DUAL KAMERA : Moto G5S Plus vs Zenfone 4 Max Pro

Teknologi dual kamera saat ini banyak diadopsi produsen ponsel pintar global maupun lokal. Pemasangan teknologi dengan daya tangkap objek lebih luas ini dimaksudkan untuk memudahkan seluruh pengguna melakukan swafoto.
Sholahuddin Al Ayyubi | 26 September 2017 10:21 WIB
Model memperlihatkan ponsel motorola terbaru saat peluncurannya, di Jakarta, Selasa (19/9). Motorola meluncurkan tiga produk sekaligus, yaitu Moto G5S Plus, Moto E4 Plus, dan Moto C Plus. Moto G5S dibanderol dengan harga Rp. 2.999.000, Moto E4 Plus Rp 2.333.000, dan Moto C Plus Rp 1.777.000. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA--Teknologi dual kamera saat ini banyak diadopsi produsen ponsel pintar global maupun lokal. Pemasangan teknologi dengan daya tangkap objek lebih luas ini dimaksudkan untuk memudahkan seluruh pengguna melakukan swafoto.

Ponsel yang mengadopsi teknologi kamera ganda dapat dipastikan memiliki dua teknologi sensor yang berbeda pada masing-masing kamera.

Biasanya, sensor utama pada ponsel pintar bertindak seperti kamera biasa. Sedangkan sensor kedua bertujuan untuk menambahkan elemen yang tidak bisa ditangkap dengan sensor pertama, terutama dari segi depth of field. Keduanya melakukan kombinasi gambar secara elektronik sehingga menghasilkan foto yang lebih optimal.

Mengutip belfot.com, Depth of field  adalah ukuran seberapa jauh bidang fokus dalam foto. Pada Depth of Field yang lebar, sebagian besar obyek foto (dari obyek terdekat dari kamera sampai obyek terjauh) akan terlihat tajam dan fokus.

Dual Camera pada Zenfone 4 Max Pro/asus.com

Perlu diingat, setiap vendor ponsel pintar memiliki strategi tersendiri dalam menghadirkan fungsi pada kamera ganda untuk meningkatkan potensi fotografi.

Kamera ganda pada ponsel pintar memiliki keunggulan dibandingkan ponsel dengan satu kamera. Keunggulan itu seperti dapat menciptakan hasil foto mirip 3D atau lebih hidup. Kedalamanan analisis depth of field menjadi elemen kunci yang memungkinkan efek khusus lain dapat tercapai.

‎Keunggulan lain kamera ganda adalah memungkinkan peningkatan ketajaman gambar. Bagian paling menariknya adalah saat berurusan dengan zona yang tidak fokus : efek kabur dapat dicapai melalui lensa kamera pengguna.

Selain itu, teknologi dual kamera dapat membantu pengguna mengabadikan gambar pada cahaya sangat minim. Seperti diketahui, mengelola pencahayaan sangat penting dalam fotografi. Pada dunia fotografi profesional, seseorang bisa melakukan sejumlah trik untuk mencapai kondisi pencahayaan yang dibutuhkan, yakni dengan menggunakan berbagai filter yang kini sudah banyak digunakan.

Salah satu produsen ponsel pintar yang mulai memperkenalkan teknologi dual kamera adalah Motorola pada seri Moto G5S Plus. Ponsel tersebut memiliki kamera belakang ganda. masing-masing berkekuatan 13 megapixel yang dikombinasikan dengan software khusus guna menambah kualitas foto.

Beberapa fitur juga telah disiapkan Motorola pada ponsel teranyarnya itu seperti selective focus untuk memudahkan mengambil gambar profesional dengan efek latar belakang blur. Kemudian ada juga fitur mode hitam dan putih.

Selain kamera belakang, ponsel tersebut juga memiliki kamera depan berkekuatan 8 megapixel dengan sudut lebar dilengkapi dengan LED selfie flash dan mode panoramic selfie terbaru sehingga pengguna dapat mengambil swafoto lengkap dengan lingkungan sekitar.

Ponsel tersebut memiliki desain unibody serba metal yang nyaman digunakan dan dilengkapi layar Full HD 5,5 inci untuk melakukan aktivitas multimedia seperti menonton film selama perjalanan.

Dari sisi dapur pacu, ponsel ini didukung prosesor super cepat dari Qualcomm Snapdragon 625 2.0 GHz yang diprediksi mampu mendukung grafik kuat dan teknologi 4G LTE serta dapat menjalankan aplikasi secara bersamaan dengan kecepatan tinggi.

Moto G5S Plus tsudah mengadopsi baterai berkapasitas 3000 mAh ditambah teknologi pengisian daya melalui charger TurboPower yang dapat memberikan baterai untuk 6 jam hanya dalam pengisian selama 15 menit.

Ponsel yang sudah mengadopsi teknologi pemindai sidik jadi tersebut juga memiliki dua fitur baru yaitu Night Display dan Quick Reply yang diprediksi dapat menarik minat pengguna ponsel di Indonesia.

Moto G5S Plus nampaknya akan menjadi lawan tangguh bagi Asus Zenfone 4 Max Pro yang telah diperkenalkan beberapa bulan lebih dulu ke pasar Indonesia dan memiliki teknologi dual camera dan wide angle kamera 120 derajat.

Asus Zenfone 4 Max Pro sudah dilengkapi sistem dual rear-camera dengan kamera utama sebesar 16MP PixelMaster dan kamera kedua untuk mendukung wide angle lens hingga mencapai sudut 120 derajat, sehingga hasil foto lebih jernih dan tajam. Kamera depan dan belakangnya sudah 16 megapixel.

Pengguna juga dapat menggeser opsi ke view yang lebih luas agar lebih banyak objek yang ditangkap dalam frame kamera ponsel tersebut. Saat ini, ponsel terbaru besutan Asus tersebut sudah mengadopsi mode auto yang dilengkapi teknologi low Light dan HDR Pro.

Kedua teknologi tersebut diklaim Asus belum pernah ada pada produk sebelumnya. Melalui teknologi tersebut pengguna dapat mengambil beberapa foto dalam satu waktu.

Ponsel tersebut juga mengandalkan baterai lithium-polymer berkapasitas sangat besar yaitu 5000 mAh. Baterai tersebut ternyata juga dapat menjadi power bank melalui kabel USB On The Go yang telah disediakan untuk mengisi daya perangkat lain.

Dari sisi dapur pacu, ponsel tersebut dibekali prosesor tangguh Qualcomm Snapdragon 430 64-bit octa-core prosesor dan GPU Andreno 505 dengan dukungan layar sebesar 5,5 inci.

Kedua ponsel tersebut sudah mengadopsi teknologi dual kamera terkini yang dapat mendukung pengguna melakukan pengambilan gambar. Selain itu, harga kedua ponsel ini juga sama yaitu sebesar Rp3 juta. Pilihan terakhir tetap ada di tangan pengguna untuk menentukan ponsel pintar yang sesuai dengan harapan dan fungsinya.

 

Tag : smartphone
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top