Penjualan Ponsel di Semarang Meningkat Saat Lebaran 2016

Penjualan pasar telepon seluler di Semarang Jawa Tengah mampu menembus angka 3.500 unit/kios selama momentum Lebaran 2016.
Muhammad Khamdi | 19 Agustus 2016 02:16 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, SEMARANG - Penjualan pasar telepon seluler di Semarang Jawa Tengah mampu menembus angka 3.500 unit/kios selama momentum Lebaran 2016.

Pengamat Pasar Ponsel Semarang David S. mengatakan potensi pasar ponsel di Semarang terus meningkat dari tahun ke tahun. Apalagi, vendor ponsel seringkali mengeluarkan produk smartphone terbaru yang menyasar level menengah ke atas.

Khusus Kota Semarang, katanya, pertumbuhan ponsel pada tahun ini mencapai 15%. Bahkan, selama momentum Lebaran tahun ini penjualan ponsel tumbuh pesat dibandingkan dengan hari biasa.

“Ada satu kios mampu menjual 3.500 unit handphone. Waktunya selama Lebaran. Ini kan potensi sangat besar,” terangnya, Kamis (18/8/2016).

Capaian penjualan dengan angka itu, kata David, meningkat 12% dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Maka tidak heran, ujarnya, saat ini bermunculan outlet yang menjual ponsel keluaran terbaru dan penjualan ponsel second.

Pengelola Semarang Phone Market (SPM) Jeffri Ardiyan mengatakan untuk menjawab kebutuhan konsumen, keberadaan SPM dinilai mampu memenuhi permintaan dari masyarakat.

Pasalnya, konsumen bisa memilih ponsel dalam satu lokasi dengan beragam harga. Pasalnya, vendor menjual seluruh tipe ponsel mulai dari yang termurah hingga ponsel mahal.

“Sekarang bermunculan ponsel murah. Ada yang harganya Rp90.000 untuk segmen menengah ke bawah hingga puluhan juta untuk segmen menengah ke atas. Selain itu, tidak hanya ponsel baru yang dijual tetapi juga ada ponsel bekas," katanya.

Selain itu, di lokasi tersebut tersedia lembaga pembiayaan sehingga masyarakat dapat dengan mudah membeli secara kredit tanpa harus datang ke kantor lembaga pembiayaan yang bersangkutan.

“Target kami setiap counter atau toko bisa menjual sekitar 20 ponsel/hari," katanya.

Tag : ponsel
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top