TREN IOT: CCTV Security Dorong Pertumbuhan Teknologi

Pada era IoT, masyarakat akan dimanjakan dengan berbagai produk teknologi yang dapat digunakan secara personal hanya melalui sebuah smartphone berbasis Operating System (OS) Android.
Sholahuddin Al Ayyubi | 08 Januari 2016 15:40 WIB
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Soegiharto Santoso.

Bisnis.com, JAKARTA — Kecanggihan dan kemudahan teknologi dewasa ini telah membawa era Internet of Thing (IoT) semakin menjadi kenyataan di Indonesia.

Pada era IoT, masyarakat akan dimanjakan dengan berbagai produk teknologi yang dapat digunakan secara personal hanya melalui sebuah smartphone berbasis Operating System (OS) Android.

Berkaitan dengan tren itu, Bisnis.com mewawancarai Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Soegiharto Santoso, Kamis (7/1/2016)

Teknologi apa yang akan menjadi tren pada tahun ini?

Menurut saya, teknologi CCTV Security akan menjadi tren teknologi pada tahun ini, karena saat ini kita tahu kebutuhan masyarakat terhadap keamanan sangat tinggi. Penggunaan peranti itu, kini tidak hanya perusahaan saja yang menggunakan CCTV untuk menjamin keamanannya, tetapi hotel, restoran dan rumah pribadi sudah banyak yang mulai menggunakan CCTV untuk menjamin keamanannya.

Dengan adanya teknologi CCTV, pemilik rumah nantinya juga dapat memantau dan mengontrol rumahnya melalui CCTV ini baik dari jarak jauh maupun dari jarak dekat.

Sekarang kita tahu, kalau dulu CCTV cuma dapat dikontrol melalui satu arah, tapi kini sudah ada CCTV yang dapat dikontrol dan dikendalikan melalui smartphone dan menjadi bagian dari IoT. Misalnya terjadi sesuatu hal yang tidak dikehendaki seperti ada yang melakukan kejahatan itu kan akan lebih mudah untuk melakukan investigasinya melalui CCTV dibandingkan dengan bertanya kepada satu-satu orang misalnya untuk menanyakan kejahatan itu pasti kan akan sulit.

Apalagi kelebihan teknologi ini?

Teknologi CCTV ini juga nantinya dapat digunakan dengan mensinkronisasikan kepada RFID [radio frequency identification] seperti di pintu masuk tol. Nanti untuk acara megabazar yang akan dilakukan Apkomindo pada Maret, kami juga akan menggunakan RFID yang tersinkronisasi dengan CCTV.

Melalui peranti itu, kami dapat menghitung berapa jumlah pengunjung yang datang selain itu juga dapat digunakan untuk mendeteksi kejahatan yang ada.

Bagaimana dengan pasar CCTV di Indonesia untuk saat ini?

Kalau untuk saat ini, pasarnya masih sangat kecil belum bisa saya jelaskan, tetapi saya prediksi tahun ini CCTV akan booming dibandingkan dengan pasar notebook yang pertumbuhannya masih sama dengan tahun lalu.

Kalau dari sisi profitnya kan, teknologi CCTV ini ada nilai lebih karena ada jasa ada nilai jasa yang kita dapatkan dari sisi bisnisnya.

Pasar yang disasar untuk CCTV ini siapa?

Banyak, hampir semuanya menggunakan CCTV sekarang. Jadi bukan hanya perusahaan yang nanti akan menggunakan ini , tetapi semuanya juga akan menggunakan CCTV nantinya seperti di jalan-jalan juga akan menggunakan CCTV.

Nah karena itu harus diiantisipasi soal ini, untuk mempersiapkan diri dulu juga sudah mulai tahu dan tahun ini mulai sadar. Apalagi nanti pemerintah juga akan mewajibkan pemasangan CCTV ini karena itu kan akan membantu pemerintah juga.

Pemainnya siapa saja?

Kalau untuk brand luarnya itu ada seperti Samsung. Kamudian pemain lokalnya juga ada seperti Telview yang kini juga besar, tapi komponennya masih dari luar tapi brand-nya dari sini.()

 

Pewawancara: Sholahuddin Al Ayyubi

 

Sumber : Bisnis Indonesia, Jumat (8/1/2016)

Tag : cctv
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top