Simak, Keunggulan Server Power9 dari IBM

Perusahaan teknologi IBM memperkenalkan solusi arsitektur terbaru mereka yang masuk dalam jajaran IBM Power System yakni Power9. Server satu ini disebut-sebut tahan atas beban kerja yang melibatkan teknologi kecerdasan buatan dan memiliki kemampuan pengelolaan komputasi awan yang disederhanakan.
Dhiany Nadya Utami | 07 Desember 2018 07:21 WIB
Logo IBM - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan teknologi IBM memperkenalkan solusi arsitektur terbaru mereka yang masuk dalam jajaran IBM Power System yakni Power9. Server satu ini disebut-sebut tahan atas beban kerja yang melibatkan teknologi kecerdasan buatan dan memiliki kemampuan pengelolaan komputasi awan yang disederhanakan.

Country Manager System IBM Indonesia Tan Wijaya mengatakan server Power9 memberikan perusahaan fleksibilitas untuk mendapatkan kapasitas sesuai permintaan, kemudahan dalam melakukan pemindahan beban kerja, serta ditunjang oleh mesin yang mumpuni dan dapat diandalkan untuk kebutuhan perusahaan dalam mebangun baik privat maupun hybrid cloud bisnisnya.

Menurutnya, server satu ini dapat diandalkan, handal, dan terukur yang di desain untuk mendukung industri dalam menangani aplikasi data yang sangat intensif sekaligus memberikan fleksibilitas ekonomis dengan adanya Power Enterprise Pools dan Capacity on Demand atau kapasitas sesuai permintaan.

“Ketika menggabungkan teknologi cloud yang terdepan dan IBM Power System, keamanan yang di desain dari awal dan inovasi sistem inovasi untuk menjalankan skala besar, aplikasi-aplikasi kritikal, sistem ini merupakan satu-satunya yang sangat ideal untuk melakukan transformasi infrastruktur TI pelanggan menjadi private atau hybrid cloud,” terangnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Kamis (6/12/2018).

Lebih lanjut dia menjelaskan Power9 dibuat khusus untuk beban kerja AI dan memiliki kemampuan agara enterprise dapat membuat aplikasi AI yang akurat dan cepat. Sistem server didesain untuk menampillkan kinerja yang lebih baik diseluruh aplikasi AI yang ada seperti Cainer, TensorFlow dan Caffe, serta mempercepat database seperti Kinetica.

Salah satu perusahaan raksasa yang memanfaatkan infrastruktur besutan IBM adalah Google. Adapun untuk Indonesia, Tan menyebut banyak perusahaan besar yang juga menggunakan solusi mereka, salah satunya adalah PT Bank Negara Indonesia.

General Manager IT Operation Division PT Bank Negara Indonesia Afthon Shodaq Noor mengatakan bahwa perusahaannya sudah lama menggunakan IBM Power System, bahkan sejak zaman Power5. Menurutnya, dengan segala fleksibilitas dan kapabilitas yang ditawarkan dapat mendukung proses digitalisasi BNI ke depannya.

“Pilihan memang cukup beragam. Kami melakukan uji cost and benefit, kemudian analisa ujicoba teknologinya. Di mana kedua hal tersebut akhirnya kami memutuskan solusi Power9 sesuai dengan kebutuhan kami dalam jangka panjang,” ujarnya.

Tag : komputer, teknologi
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top