Luna Investasi Rp1 Triliun, Targetkan 10% Pangsa Pasar

Produsen ponsel pintar Luna tahun ini menginvestasikan Rp1 triliun untuk meraup pangsa pasar hingga 10% dan masuk lima besar terlaris di Indonesia.
Ema Sukarelawanto | 22 Februari 2018 21:00 WIB
National Sales Manager Luna Indonesia Ricky Tanukusuma (kiri) bersama Manager Marcomm Suryadi Willim memperkenalkan produk baru Luna G8 dan Luna V Lite di Kuta, Bali, Kamis (22/2/2018). Tahun ini Luna menginvestasikan Rp1 triliun untuk perluasan infrastruktur, pengembangan produk dan pelatihan sumber daya manusia untuk meraup 10% pangsa pasar di Indonesia - Bisnis.com

Bisnis.com, KUTA--Produsen ponsel pintar Luna tahun ini menginvestasikan Rp1 triliun untuk meraup pangsa pasar hingga 10% dan masuk lima besar terlaris di Indonesia.

Suryadi Willim, Manager Marcomm Luna Indonesia optimistis lantaran secara intens menggarap penjualan secara luring dan daring secara efektif.

Selain merangkul berbagai komunitas seperti penggemar games, fotografi, olah raga, juga bakal merambah perkumpulan minat khusus lainnya untuk pengenalan produk.

“Untuk penjualan secara konvensional kami menggandeng dealer besar di seluruh tanah air dan untuk online bekerjasama dengan marketplace yang tepercaya,” katanya, Kamis (22/2/2018).

Menurut Suryadi sejak masuk indonesia pada 2016 hingga sekarang, ponsel cerdas asal Korea Selatan ini telah menguasai pangsa pasar 3% di kelasnya. Dia yakin tahun ini bisa meraih 10% dan tiga tahun ke depan diharapkan menguasai pangsa pasar 20%.

Ia menjelaskan selain distribusi yang efektif dan efisien, Luna tidak menggunakan ‘brand ambassador’ kepada konsumen, tetapi betul-betul melalui penawaran produk smartphone yang disebut memiliki keunggulan spesisifikasi.

“Keputusan itu membuat Luna bisa memotong margin dan melakukan efisiensi distribusi sehingga banyak dana dihemat untuk memberikan harga produk yang menarik dan terjangkau, seperti harga 2 produk anyar Luna G8 dan Luna V Lite,” katanya.

Suryadi mengatakan Luna V Lite yang menghadirkan spesifikasi dan teknologi fullscreen IPS HD+ yang sangat digemari penghobi games dan fotografi.

Dia menyebut jenis tersebut yang termurah di pasar Indonesia sekitar Rp3,5 jutaan, tetapi Luna V Lite dengan layar fullscreen rasio 18:9 dibanderol Rp1,7 jutaan. “Inilah salah satu strategi kami memasuki persaingan pansar ponsel cerdas yang kian ketat,” ujarnya.

Begitu pula dengan Luna G8 yang menghadirkan kamera depan 20 MP+8MP dan kamera belakang 13 MP + 5 MP dengan inovasi 4 cell teknologi kamera yang menggabungkan 4 sel dalam 1 pixel kamera.

Dengan teknologi ini kamera dapat menangkap cahaya 4 kali lebih banyak sehingga meningkatkan kualitas gambar mejadi lebih jernih, noise berkurang, dan lebih cerah terutama dalam kondisi kurang cahaya.

Luna G8 juga menggunakan Sony IMX 376 dan emmiliki banyak fitur seperti wide wide selfie, panorama selfie,sScan kartu nama, backlight, face beauty, animasi GIF, slow motion video, picnote, text recognition, translate, scan barcode dan time lapse video. “Ponsel cangi ini kami banderol Rp3 jutaan saja,” Katanya.

National Sales Manager Luna Ricky Tanukusuma mengatakan kendati masih baru, brand Luna mampu mengambi hati konsumen dengan cepat, khususnya di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur yang memberikan kontribusi sekitar 60% penjualan.

Dia yakin jaringan distribusi yang telah digelar dari Sabang hingga Merauke bakal cepat pula melakukan penetrasi pasar.

Kata dia semakin tinggi kebutuhan masyarakat terhadap berbagai konten, entertain, games hingga edukasi membuat spesifikasi perangkat makin meningkat yang membat harga ponsel kian melambung dan tak terjangkau. “Luna hadir untuk memberikan solusi hal tersebut,” ujarnya.

Tag : smartphone, perangkat lunak
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top