40.000 E-Book Gratis Tersedia di Opera

Opera, bekerja sama dengan organisasi nonprofit Worldreader untuk menyediakan fitur perpustakaan digital pada aplikasinya.
Dhiany Nadya Utami | 21 Februari 2018 16:43 WIB
Ilustrasi: Perpustakaan Umum di New York, Amerika Serikat. - Reuters/Mike Segar

Bisnis.com, JAKARTA — Salah satu perusahaan penyedia aplikasi peramban dunia, Opera, bekerja sama dengan organisasi nonprofit Worldreader untuk menyediakan fitur perpustakaan digital pada aplikasinya.

Fitur ini membuat pengguna Opera dapat mengakses lebih dari 40.000 buku digital yang ada di platform perpustakaan digital Worldreader secara gratis.

Content Editorial Lead Opera Software AS di Indonesia Jatu Anggaeni mengatakan Opera dan Worldreader bermaksud memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap buku digital.

“Melalui ini kami berharap minat baca di Indonesia dapat meningkat. Seperti kita tahu, ada studi yang menyebut Indonesia berada di posisi kedua terbawah dunia dalam hal minat baca,” katanya Rabu (21/2/2018) di Jakarta.

Untuk memudahkan penggunanya mengakses fitur perpustakaan tersebut, Opera menambahkan bookmark Worldreader pada speed dial Opera Mini.

“Penempatannya tidak jauh dari bookmark Wikipedia karena akses terhadap membaca dan akses terhadap pengetahuan saling melengkapi,” ujar Jatu.

Lebih lanjut, Jatu mengungkapkan pengguna tak perlu khawatir dengan penggunaan paket data untuk mengakses Worldreader karena Opera secara otomatis mengkompresi ukuran ukuran buku digital yang dipilih pembaca.

Co-Founder Worldreader Colin McElwee menyatakan bahwa dirinya ingin memastikan seluruh dunia memiliki akses terhadap buku. Menurutnya, buku digital bisa menjadi solusi dari sulitnya akses terhadap buku cetak atau konvensional.

“Seringkali alasan tidak membaca adalah harga buku [cetak] yang mahal dan sulitnya menemukan toko buku, inilah mengapa kami membuat Wolrdreader,” tuturnya.

McElwee juga mengatakan hingga saat ini Worldreader telah memiliki 7 juta pembaca dari seluruh dunia dan per tahun ini ia memasang target hingga 12 juta pembaca. Dia optimis hal tersebut dapat terwujud dengan adanya kerja sama dengan Opera.

“Seperti kita tahu, produk yang bagus tentu butuh kanal distribusi yang bagus pula,” katanya.

Menurut McElwee saat ini belum ada buku dari berbahasa Indonesia maupun karya penulis dalam negeri namun kesempatan tersebut terbuka amat luas.

“Ini baru langkah pertama kami, ke depan tentunya kami akan mencari cara bekerja sama dengan penerbit dan para penulis di Indonesia agar karya mereka hadir di Worldreader,” tambahnya.

Buku digital yang dapat diakses di Worldreader sendiri terdiri dari 70 kategori yang tersedia dalam 43 bahasa dan telah diakses oleh pembaca dari 50 negara di dunia.

Tag : buku
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top