Qualcomm Snapdragon 820, Chipset Ponsel Perangi Malware

Pencegahan dan penangkalan malware di ponsel lebih banyak dilakukan pada level sistem operasi ataupun dengan memasang aplikasi antimalware, namun belum ada dukungan perangkat keras. Qualcomm merintis integrasi pengamanan ke dalam perangkat keras pada chipset terbarunya, Snapdragon 820.
Gombang Nan Cengka | 02 September 2015 00:00 WIB
Meskipun sudah diumumkan pada 12 Agustus, Qualcomm Snapdragon 820 baru akan tersedia di tangan pemilik ponsel pada 2016. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Ancaman keamanan di ponsel dari malware atau perangkat lunak jahat saat ini tidak bisa diabaikan. Sejauh ini pencegahan dan penangkalan malware di ponsel lebih banyak dilakukan pada level sistem operasi ataupun dengan memasang aplikasi antimalware, namun belum ada dukungan perangkat keras.

Qualcomm merintis integrasi pengamanan ke dalam perangkat keras pada chipset terbarunya, Snapdragon 820.

Pada 31 Agustus 2015, Qualcomm mengungkapkan teknologi anti-malware tersebut yang diberi nama Snapdragon Smart Protect. Teknologi ini mendayagunakan teknik pembelajaran mesin (machine learning) untuk mendeteksi perilaku malware secara real-time.

Dukungan dari aspek perangkat keras ini tidak banyak berguna bila tidak bisa didayagunakan oleh perangkat lunak, dan karena itu Qualcomm menyediakan antarmuka pemrograman (API) yang bisa dimanfaatkan oleh aplikasi atau sistem yang bertujuan buat memerangi malware.

Menurut Qualcomm, keuntungan integrasi perangkat keras ini adalah kemampuan mengenali malware yang belum terdeteksi sebelumnya. Aplikasi antimalware juga bisa bekerja meskipun tidak terhubung ke Internet, karena komputasi sepenuhnya dilakukan di peranti.

Qualcomm menyebutkan bahwa penyedia solusi keamanan seperti AVG, Avast, dan Lookout telah bekerja sama dengan perusahaan tersebut untuk mengintegrasikan fitur Smart Protect ke dalam produk mereka.

Meskipun sudah diumumkan pada 12 Agustus, Qualcomm Snapdragon 820 baru akan tersedia di tangan pemilik ponsel pada 2016.

Sumber : Android Authority

Tag : malware, qualcomm
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top