Dolar Menguat, Apple Naikkan Harga

Apple Inc. mulai menaikkan harga sejumlah aplikasi software dari Kanda hingga Eropa pada Sabtu (10/1) menyusul fluktuasi mata uang global beberapa waktu terakhir.
Amanda Kusumawardhani | 10 Januari 2015 14:00 WIB
iPhone 6 - apple

Bisnis.com, SAN FRANSISCO—Apple Inc. mulai menaikkan harga sejumlah aplikasi software dari Kanda hingga Eropa pada Sabtu (10/1) menyusul fluktuasi mata uang global beberapa waktu terakhir.

Sebelumnya, ketika mata uang Paman Sam itu terus melonjak tajam, Apple telah memberitahu produsen software bahwa aka nada perubahan harga produk yang dijual melalui App Store di kawasan Uni ERopa, Norwegia, Kanada, dan Rusia.

Adapun, harga aplikasi software di Kanada naik menjadi US$1,19 dari 99 sen, begitu pula dengan harga software di Eropa yang terdongkrak dari 0,89 euro menjadi 0,99 euro.

Pada Desember lalu, Apple juga sempat menaikkan harga IPhone di Rusia, setelah sempat menghentikan penjualan karena rubel tertekan signifikan.

Ketika dikonfirmasi Bloomberg, Tom Neumayr, juru bicara Apple, membenarkan bahwa pihaknya telah menginstruksikan developer di Kanada, Rusia, dan Eropa untuk menaikkan harga aplikasi Apple.

Seperti diketahui, sebagian besar mata uang global utama tercatat merosot terhadap dolar sepanjang 2014. Dolar Kanada mengalami depresiasi 10,1% sejak Juli tahun lalu, dan menyentuh level terendah sejak 5,5 tahun pada Sabtu (10/1). Tak jauh berbeda, euro meluncur turun 13% terhadap dolar selama enam bulan terakhir.

Sementara itu, mayoritas penjualan Apple bukan ditopang oleh masyarakat Amerika Serikat, sehingga penguatan dolar bakal mempengaruhi bisnis Apple.

Pada Oktober lalu, Chief Financial Officer Luca Maestri sempat mengatakan perusahaannya akan menghadapi goncangan signifikan akibat penguatan dolar.

Tag : apple inc
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top